Aku kira aku sudah bisa tanpa kamu, tapi nyatanya aku salah!
sampai saat ini aku belum bisa tanpa kamu. aku capek! aku
jenuh , aku
lelah. Aku di titik yang bener-bener mencapai kesabaranku. Aku tau buat apa kita memprjuangkan seseorang tapi orang itu gak mau kita perjuangin. Buat apa kita berjuang sendirian yang ada hanya pengabaian darinya (?)
Aku tau tuhan itu adil,
Tuhan tau kan mana yang terbaik. Aku nyoba buat buka hati. Aku berusaha buat tanpa kamu dan seolah-olah aku tegar dan menentang takdir tuhan bahwa aku bisa tanpa kamu!
Tapi nyatanya aku salah besar! Aku masih saja tetap teringat olehmu
:')
Tapi dari situ aku gakmau nyerah, aku gak pernah putus asa, aku coba lagi dan lagi.
aku coba buat hapus semua tentang kamu (nomer handphone, pin bb, twitter, dan sosmed lainnya), aku coba buat hidup tanpa kamu dan aku coba buat yakinin diriku bahwa kamu bukan yang terbaik.
Tapi nyatanya hasilnya....
Nihil :'))))
Lagi-lagi kamu muncul di hadapanku. kamu tersenyum indah di depanku, dengan gayamu yang
misterius , berkarisma dan matamu yang terlihat hanya segaris jika senyum. Subhanallah malaikat tanpa sayapku :')))
Kamu masih tetap seperti yang dulu :')
Kamu gak berubah. Kamu tetap tampan dan indah di beberapa peristiwa, meski terkadang aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan dan hanya bisa berharap agar waktu bisa terulang kembali seperti dulu. yaa dulu saat kita masih sama-sama :'))
Terkadang di setiap pertemuan kita yang tanpa sengaja terselip segenap doa, "
YaAllah dialah pria terbaikku yang pernah aku temui, aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuknya :') mungkin bukan sekarang kita bersama tapi suatu saat nanti kebahagiaan itu pasti datang semua indah pada waktunya".
Aku percaya itu, aku percaya bahwa jodoh sudah di takdirkan oleh Tuhan. Mungkin saat ini aku
berjuang sendirian, berkorban melawan kesakitan, sendirian tanpa kamu ! yaa, kamu yang dingin dan beku tanpa ada satu respon apapun.
Di setiap malam aku hanya bisa diam mengingat tentang kamu dan tentang kita:
hey kamu! :')
aku gak tau gimana jadinya aku tanpa kamu besok dan seterusnya ?
gimana jadinya aku yang harus benar-benar menerima kenyataan bahwa aku harus hidup tanpamu?
sampai kapan ini berakhir?
apakah aku tak pantas bahagia bersamamu?
apakah penantian ku selama ini akan sia-sia?
siapakah selama ini aku di matamu?
apakah aku hanya sebagai tempat persinggahan mu saat lelah ? bukan benar-benar menjadi tujuan mu ?
apakah aku tak pernah berarti di matamu ? ;')
Kamu tau,
Di setiap doa dalam solatku selalu ku panggil namamu :') dan selalu ku panjatkan untukmu - untuk kita berdua :')
Dalam sujudku selalu berharap kapan keajaiban tuhan merubahmu (?) melelehkan hatimu dan membuka matamu agar kamu tau bahwa
hanya aku yang benar-benar mencintaimu secara utuh :') tanpa meminta mu untuk menjadi yang sempurna.
Aku hanya bisa berdoa, bersabar, berusaha, dan berharap bahwa kamu cepat kembali dan tak pergi lagi :')