kamu adalah bagian dari separuh jiwaku
kamu adalah malaikat tanpa sayap yang di kirimkan tuhan untuk menjaga dan melindungi ku
kamu adalah rajaku
kamu adalah pangeran berkuda putih yang dikirimkan khusus untukku
tapi itu...
sebelum kamu benar-benar pergi
sebelum kamu benar-benar lupa aku
sebelum kamu bersamanya :'))
kamu pergi begitu saja
seperti debu yang tertiup angin, entah kemana perginya
pergi tanpa ada kata perpisahan dan tak kembali
aku mengerti
bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan
tapi
aku belum bisa menerima kenyataan
bahwa perpisahan aku dan kamu tak secepat ini
kini hari-hari ku hanya bisa melihat mu dari jauh
dan mendekapmu dalam setiap doa-doaku
hai kamu penyebab senyum dan air mataku
terimakasih selama ini telah mengajari ku banyak hal
tanpa aku sadari banyak sekali pelajaran dan hikmah di setiap kejadian yang kita alami
hari ini aku belajar bagaimana susahnya menunggu seseorang yang belum pernah aku miliki sebelumnya. seseorang yang aku dambakan namun aku selalu terabaikan.
-dari wanita yang diam diam merindukanmu disana-
-dari wanita yang diam diam merindukanmu disana-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar